Beberapa waktu yang lalu seorang teman curhat pada saya, bilang begini: "saya sedang sedih sekali.... rasanya mau menghilang saja dari dunia ini." Setelah saya tanya2 kenapa dia apa yang membuat dia sedih, ternyata dia mengalami hal yang sangat tidak mengenakan, sesuatu yg tidak adil yang datang dari keluarga sendiri.Ini bukanlah curhat kesedihan dia yang pertama, tapi sudah beberapa kali dia mengalami depresi dan kesedihan yang begitu dalam.
Sebagai seorang sahabat, saya hanya bisa memberi nasihat, bahwa ketika kita selalu berfokus pada kesedihan diri kita, maka kita akan sulit keluar dari situasi ini dan akan semakin terjatuh dalam kesedihan2 kita.
Masalah yang sesungguhnya bukan terletak pada kepahitan atau kesedihan yang sedang kita alami karena kita merasa telah diperlakukan tidak adil, tetapi masalah yang sebenarnya adalah bahwa dunia kita kurang memiliki kasih, masih banyak kekerasan,
Karena itu, di dunia kita, banyak orang yg mengalami sedih karena memang ada banyak banyak orang yang hidup hanya bagi diri sendiri atau bagi sekelompok kecil orang yang ada disekitarnya. Kita jangan menambah lagi jumlah orang yang sedih, tetapi kita harus bisa menjadi orang yg selalu ringan dan bahagia, membawa damai dan kasih sampai kepada siapapun.
Bukankah Yesus sendiri yang telah mengajarkan kepada supaya kita saling saling mengasihi dan kepada siapapun bukan hanya kepada orang yg mengasihi kita saja.
Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian? Mat. 5:46
"Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi." Yoh. 13:34-35
1 comment:
cuma kadang2 sulit ya memikirkan tentang orang lain saat kita sendiri sedang sulit, egoisme diri itu yang masih susah dikalahkan..
Post a Comment