Tuesday, July 21, 2015

Ryoanji Temple (Kyoto)

Heritage site atau wisata objek sejarah merupakan sesuatu yang jangan sampai dilewatkan ketika mengunjungi sebuah tempat. Dari sejarah ini kita kan mengetahui keistimewaan budaya dan perkembangan daerah tersebut.

Dikutip dari UNESCO: 

World Heritage Sites are said to "represent a masterpiece of human creative genius" and have "outstanding universal value." 

Karesansui (Rock Garden Zen)

Ryoanji Temple

Ryōan-ji (bahasa Jepang: 竜安寺 atau 龍安寺), "Kuil Naga Damai" adalah sebuah kuil Zen yang terletak di sebelah barat daya Kyoto, Jepang. Merupakan salah satu "Bangunan Bersejarah Kyoto Kuno", dan satu dari Situs Warisan Dunia UNESCO. Kuil tersebut merupakan bagian dari sekolah pemikiran Myōshinji dari cabang Rinzai dalam agama Buddha Zen.

Untuk mencapai Taman Batu Zen, harus menaiki tangga dengan banyak pohon di kiri kanan tangga

Tangga menuju Taman Batu Zen

Daya tarik Ryoan Ji terdapat pada taman batu Zen (rock garden) yang diperkirakan dibangun sekitar tahun 1400. Di taman ini terdapat 15 buah batu dengan beragam ukuran yang ditempatkan di taman ini, dan seluruh permukaan tanah ditutupi oleh batu kerikil/tanah putih. Di Taman ini tidak ada pohon dan bunga sama sekali. Ada juga yang mengatakan bahwa taman ini merepresentasikan kemurnian.

Keistimewaan taman batu ini terletak pada penempatan susunan ke-15 batu yang terbilang unik. Jika dilihat dari posisi manapun, baik duduk maupun berdiri, maksimal hanya 14 buah batu saja yang akan terlihat.  
Pengunjung duduk di beranda sambil menikmati keindahan taman batu
dan ada yang bermeditasi
Cara terbaik untuk menikmati suasana taman batu adalah dengan cara duduk di beranda sambil merasakan suasana tenang yang dibentuk oleh harmonisasi antara batu dan pepohonan di belakang dinding. Sebagian pengunjung juga bisa melakukan meditasi, karena taman Zen ini memang ideal sebagai tempat meditasi.

Dinding yang membatasi taman ini dengan halaman di luar Ryoanji juga tidak kalah unik. Dindingnya dibuat dari tanah liat yang direbus dalam minyak. Itu sebabnya warna coklat dan tekstur tembok di taman batu Ryoan Ji juga tampak berbeda dan menarik untuk diamati.

Dinding terbuat dari tanah liat

Di salah satu halamannya terdapat Tsukubai, the stone wash-bashin. Tsukubai ini digunakan untuk membersihkan diri sebelum pengunjung memasuki ruang minum teh. Pada permukaan Tsukubai terdapat 4 huruf kanji:  吾, 唯, 足, 知 

Tsukabai

吾 = ware = I 
唯 = tada = merely, only 
足 = taru = be sufficient, suffice, be enough, be worth, deserve
知 = shiru = know



Dimana keseluruhan kanji yang menyusun berarti “i learn only to be contented", maksudnya adalah orang yang belajar akan kaya secara spiritual tapi bagi yang tidak belajar akan menjadi orang yang miskin secara spiritual


source: internet
photo by Tanny Taher
 
 

No comments: